
Film dokumenter ini mengisahkan bagaimana masyarakat Marind, Yei, Awyu, dan Muyu di Papua bagian selatan menentang proyek biodiesel minyak sawit dan bioetanol tebu untuk bahan bakar kendaraan. Selain kisah mereka, film ini juga mengeksplorasi isu-isu separatisme dan 60 tahun operasi militer Indonesia terkait eksploitasi tanah Papua.